Assalamu'alaikum
warahwatullahi wabarakaatuh .
Mas Noko, sebelumnya saya ingin menanyakan keadaan anda
dan rekan-rekan yang tergabung dalam Tazkiyyatun Nafs
di Batam, apakah masih kumpul-kumpul dengan Pak Alam,
beliau telah saya beri kurikulum patrap satu dan dua,
tetapi ada juga beberapa orang yang sudah diberikan pengajaran
patrap tiga, dirumah Pak Ibnu waktu itu.
Sering-seringlah diskusi dengan Pak Zuhdi Anwar, Mas Eko,
Pak Ibnu dll, hasilnya bisa kita diskusikan lagi melalui
email patrap. Kepada helper-helper di Batam tolonglah
mereka untuk share pengalamannya agar mantap dan terarah.
Terima kasih sebelumnya.
Yang pertama anda persiapkan di dalam patrap adalah sudahkan
anda siap ikut Allah, ikut tuntunan Allah, cara Allah,
atau kemauan Allah ? Mengapa anda merasa terganggu dengan
tarikan rohani padahal anda sudah mengatakan berserah
kepada Allah, mengapa anda takut padahal anda orang ingin
mendapatkan pangajaran dari Allah ? ittaqullah yu'allimukumullah
: taqwalah kalian, Allah akan mengajarkan kalian 'allamal
insaana maa lam ya'lam. ( QS. Al 'alaq : 5 ) ~ Allah
mengajarkan manusia apa-apa yang tidak diketahuinya. Allah
akan menuntun rohani anda untuk berserah dan kembali,
biarkan rohani anda mengalir dengan tulus, kemudian tinggalkan
tubuh fisik anda yang sering menggangu perjalanan anda
menuju Tuhan
yaa ayyatuhan nafsul muthmainnah
irji'ii ila rabbiki raadhiatan mardhiyyah ~ wahai
jiwa yang tenang pergilah kepada Tuhanmu dengan ridho
(ikhlas) dan di ridhoi
Nyatakan dalam niat anda, aku ikut Allah, aku belajar
kepada Allah, aku mengikuti maunya Allah apapun yang terjadi
~ sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku
hanya untuk Allah semata. Mengapa hal ini dijadikan mantra-mantra
semu, bacaan tak berarti ? Mengapa tidak ditekadkan bahwa
aku benar-benar bersama Allah, patuh kepada kehendak Allah
?
Untuk itu sadarilah kembali bahwa sebenarnya siapa diri
ini, yang mana diri ini, mengapa aku harus takut kembali
kepada Allah, Allah tidak akan menyesatkan hamba-hambanya
yang berserah, bahkan raja syetanpun tidak akan mengganggu
kepada orang yang berserah diri kepada Allah, karena orang
yang berserah diri kepada Allah adalah orang yang menggantungkan
jiwanya kepada Allah. Anda akan selalu mendapatkan bimbingan-Nya,
dan rohani anda akan mendesir keluar dari tubuh anda tanpa
beban, mirip orang yang meninggal dunia ~ anda akan melihat
diri anda sedang tidur tergeletak dikasur dengan keadaan
sadar bukan mimpi, ~ karena anda masih bisa berfikir dan
merasakan sedang ada dimana, bahkan anda dengan mudah
bisa membatalkan perjalanan anda !! Akan tetapi kalau
anda belum berserah total biasanya rasa takut itu sangat
mencekam, sedangkan rasa takut itu tidak beralasan. benar-benar
takut
kadang-kadang jiwa kita tersentak kaget ketika
mau lepas ..
Serahkan saja tubuh anda tatkala hendak mau tidur maupun
sedang patrap, biarkan apapun yang diberikan Allah kepada
anda harus menerimannya. Biasanya anda akan dituntun terus
menerus berdzikir, hati anda akan terasa mendesir dingin
sekali dan kedamaian itu menyelimuti pikiran dan jiwa
anda, dan anda akan di tuntun bertutur kata yang baik,
ingin melakukan kebaikan-kebaikan seperti shalat, bertasbih,
dan yang lainnya.
Baiklah untuk pelajaran tambahan untuk anda dan siapa
saja yang pernah mengalami keadaan seperti itu. Duduklah
dengan tenang ~ menghadaplah ke kiblat ~ dalam keadaan
suci ( berwudhu') ~ bismillahirrahmanirrahim ~ asyhaduan
laailaha illallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah.
Ulangi sampai tiga kali ~ Allahumma shalli 'ala Muhammad
wa 'ala ali Muhammad ~ dan hadapkan jiwa anda dan panggillah
Allah, jangan menggunakan emosi ~ biarkan gerakan rohani
mengalir tidak dipaksa ~ sampai terasa gerakan rohani
itu amat halus ~ mengalir pelan dan ringan ~ jangan dipaksa,
karena akan menimbulkan gerakan yang keras ~ ikuti saja
gerakan rohani anda menuju Tuhan yang tak terhingga. Mohonlah
tuntunan kepada-Nya ~ keadaannya hampir-hampir saja seperti
keadaan menjelang tidur. Nafas anda akan teratur sendirinya,
tubuh anda semakin ringan dan ~ biarkan terus jangan sampai
tertidur ~ ulangi sekali lagi perhatikan saat pertama
rohani bergerak, biasanya mendesir sendiri ~ terasa sekali
kalau mendesir seperti itu bukan karena nafsu anda yang
bermain, pasti anda benar-benar berserah total
..
Dampak dari latihan tersebut biasanya jiwa anda akan selalu
hadir di setiap keadaan, baik shalat, patrap, bekerja,
maupun berbicara dengan kawan, rohani anda akan melambung
menuju Tuhan dan bergantung dengan sangat teguh.
Selamat mencoba dan jangan segan-segan berdiskusi
Wassalam
Abu Sangkan