![]() |
![]() |
||||
|
Tuhan
Menyiksa Dirinya?
|
||
|
Bagaimana
caranya merasakan adanya
Rohani yang sejati.
Pada
mulanya, manusia adalah
sebuah bentuk yang diciptakan
dari unsur tanah yang
tidak mempunyai daya apa-apa.
Manusia adalah sebuah
benda yang tidak hidup,
tidak aktif, tidak mampu
merasakan apa-apa, tidak
kuasa, tidak pandai dan
tidak kaya !! sehingga
kita sering menyebut laa
haula wa quwwata illa
billah, tiada daya upaya
kecuali kekuatan Allah
semata. Mari kita perhatikan
unsur-unsur tubuh kita
yang sebenarnya . Apakah
benar unsur-unsur itu
mati ?. tidak ada apa-apanya
jika tidak ada Ruh yang
bergerak
.perhatikan
satu unsur dalam tubuh
kita, yaitu atom-atom
kecil yang menjadi bagian
tubuh kita yang tersusun
menjadi sebuah senyawa
dan molekul. Ia bergerak
dengan teratur,
..sebuah
atom memiliki sebuah inti
yang terdiri dari proton-proton
yang bermuatan positif
dan neutron-neutron netral
(tidak bermuatan) yang
disekelilingnya berputar
electron yang bermuatan
negatif. Pemandangan tiga
dimensi dari atom tersebut
menunjukkan electron-electron
yang sedang mengelilingi
inti pada kecenderungan
satu sama lain. Benda-benda
kecil itu bergerak dengan
teratur dalam sebuah hukum
gerak yang hidup dan terencana
. Ia tidak kuasa mengikuti
gerak yang memaksa dirinya.
Suka tidak suka ia harus
mengikuti gerak itu. Jika
sebuah matahari ataupun
bumi merupakan kumpulan
dari atom-atom, maka semua
jagat raya ini bergerak
dalam satu aturan yang
sama, dan dalam gerak
yang sama. Sebagaimana
disebutkan dalam Alqur'an
: kemudian Dia mengarah
kepada langit yang masih
berupa kabut lalu Dia
berkata kepadanya dan
kepada bumi: silahkan
kalian mengikuti perintah-Ku
dengan suka hati atau
terpaksa. Jawab mereka
: kami mengikuti dengan
suka hati. ( QS: Fushilat
:11 ) |
||
|
Copyright
© Yayasan Bukit Thursina 2002
|
|||